ISO 9001:2000 Tentang Persyaratan sistem manajemen mutu
https://guglos.blogspot.com/2015/11/iso-90012000-tentang-persyaratan-sistem.html
Standar Internasional
ini dikonsep sesuai dengan aturan yang terdapat didalam ISO/IEC
Directive bagian 3.
Draft Standar
Internasional yang diadopsi oleh Komite Teknik diedarkan kepada badan-badan
anggota untuk pemungutan suara. Publikasi sebagai Standar Internasional
memerlukan persetujuan paling sedikit 75 % dari badan-badan anggota dalam
pemungutan suara.
Perlu diperhatikan
terhadap kemungkinan bahwa beberapa elemen dari Standar Internasional ini bisa
merupakan bagian dari hak paten. ISO tidak bertanggungjawab menentukan sebagian
atau seluruh hak paten.
Standar Internasional
ISO 9001:2000 dipersiapkan oleh komite teknik ISO/TC 176, Manajemen mutu dan pemastian mutu, subkomite SC2, Sistem mutu.
Edisi ketiga ISO 9001 ini
membatalkan dan menggantikan edisi kedua ( ISO 9001:1994 ) bersama
dengan ISO 9002:1994 dan ISO 9003:1994. Standar ini memuat perubahan teknis
dari dokumen-dokumen tersebut. Organisasi yang telah menggunakan ISO 9002:1994
dan ISO 9003:1994 dimasa lalu boleh menggunakan Standar Internasional ini
dengan mengeluarkan persyaratan tertentu sesuai dengan titik 1.2.
Judul Standar Internasional ISO 9001 telah dirubah pada edisi ini dan tidak
lagi mencakup istilah “Pemastian mutu”. Hal ini mencerminkan fakta bahwa
persyaratan sistem manajemen mutu yang dijelaskan dalam edisi ISO 9001 ini
selain mencakup pemastian mutu produk juga untuk mencapai kepuasan pelanggan.
Adaptasi sistem manajemen mutu sebaiknya merupakan keputusan strategis dari
organisasi. Rancangan dan penerapan dari suatu sistem manajemen mutu
dipengaruhi oleh berbagai keperluan, tujuan tertentu, produk yang disediakan,
proses yang ditetapkan dan ukuran serta struktur dari organisasi. Bukanlah
tujuan dari Standar Internasional ini untuk menetapkan keseragaman terhadap struktur sistem
manajemen mutu ataupun pendokumentasiannya.
Persyaratan sistem manajemen mutu yang dijelaskan dalam standar
internasional ini selaras dengan persyaratan produk. Informasi yang bertanda
“Catatan” digunakan untuk memahami atau
menjelaskan persyaratan terkait.
Standar ini juga dapat digunakan oleh pihak internal
maupun eksternal, termasuk lembaga sertifikasi untuk meninjau kemampuan
organisasi dalam memenuhi persyaratan pelanggan dan peraturan legal terkait.
Prinsip-prinsip manajemen mutu seperti yang tertera pada
ISO 9000:2000 dan ISO 9004 telah menjadi acuann dalam penyusunan Standar
Internasional ini.
Persyaratan Umum
Organisasi harus menetapkan, mendokumentasikan, mengimplementasikan,
memelihara dan meningkatkan secara berkelanjutan sistem manajemen mutu menurut persyaratan standar internasional
ini.
Untuk menerapkan sistem manajemen mutu, organisasi harus :
a) Mengidentifikasi proses-proses yang dibutuhkan untuk sistem manajemen mutu
dan penerapannya pada organisasi (lihat 1.2).
b) Menentukan rangkaian dan interaksi dari proses-proses tersebut.
c) Menentukan kriteria dan metode yang
dibutuhkan untuk memastikan efeksitas operasi dan pengendalian proses.
d)
Menjamin
ketersediaan informasi dan sumber daya yang dibutuhkan untuk membantu operasi
dan pemantauan proses-proses ini.
e)
Mengukur,
memantau dan menganalisa proses-proses tersebut dan
f)
Menerapkan
tindakan-tindakan yang dibutuhkan untuk mencapai hasil yang ditetapkan dan
melakukan perbaikan berkelanjutan terhadap proses-proses tersebut.
Proses-proses ini
harus dikelola oleh organisasi sesuai dengan persyaratan standar internasional
ini.
Bila organisasi
mempunyai sumber yang berasal dari luar atas proses yang berpengaruh terhadap
kesesuaian produk dengan persyaratan, organisaasi harus memastikan
pengendaliannya melalui proses yang ditetapkan. Pengendalian proses-proses
tersebut harus didentifikasikan di dalam sistem manajemen mutu.
Terimakasih atas kunjungannya dan jangan lupa koment yaaa