Makna 17 Agustus ke 70 kemerdekaan RI
https://guglos.blogspot.com/2015/08/blog-post.html
Dirgahayu Republik Indonesia 17 Agustus 2015
Merdeka......merdeka......merdeka......
Riuh gemuruh perayaan 17-an di kampung, apalagi 17 kali ini hari senin, jadi perlombaan dan acara lebih panjang. Dari hari sabtu acara memperingati 17an sudah dimulai.
Tanggal 11 Agustus setiap rumah sudah berbenah, dari memasang bendera, umbul2 sampai hias rumah pakai lampu kelap kelip, gerbang RT dan Desa di hias sedemikian rupa. Sangat indah walau tak ada yang menyuruh atau tak ada hadiah untuk ini semua. Tetapi di kampung sudah menjadi adatnya 17an.
Acara malam hari 17 Agustus
Kendurian tumpengan ucapan syukur kepada Allah dan mendoakan para pahlawan, dilakukan di tanah lapang / persimpangan jalan semua penghuni rumah keluar, dan masing-masing Rt mempunyai acara dan menu sendiri.
Tahlilan
Dangdutan sampe pagi
Dll
Acara siang hari 17 Agustus
Sepeda hias
Lomba masak
Lomba bawa bendera
Lomba bapak hamil sepak bola
Masukin benang ke jarung
Masukin paku ke botol
Lomba lari bendera
Rebutan kursi
Lari kelereng
Lompat karung
Gendong keranjang
Lomba rias mata tertutup
Cari uang di oli
Panjat pinang
Dll
Membaur semua memeriahkan hari kemerdekaan. Lantas....apa hal ini dirasakan oleh orang-orang kota. Libur panjang memilih berlibur, rumah tak ada hiasan bendera, sibuk dengan gadget dll. Memang kesibukan orang masing-masing urusan. Apa ini rasa terimakasih kepada para Pahlawan.
Banyak pensiunan pahlawan yang terlunta-lunta, Negeri ini merdeka tetapi di sekitar kita banyak penjajahan dimana-mana. Dijajah hak nya, dijajah jiwanya, orang kecil hidup makin sulit, semua di politisi, semua diatur oleh uang.
"Orang kecil jangan sakit, jangan macam-macam dengan hukum, jangan pintar"
Ini yang terjadi pada negeri tercinta ini. Ironis memang untuk 70 kemerdekaan....
Merdeka daripenjajah asing, tetapi dijajah bangsa sendiri....
Tetangga kita apa hari ini sudah makan? Anak PSK disana apa sudah bayar spp sekolah? Maling ayam apa mendapat remisi, tidak punya uang bisa berobat?
Carut marut dan semua masih proses pembenahan. Mengingat makna dari para pejuang pahlawan yang berkorban segalanya untuk merdeka, maka untuk kita sebagai generasi penerus selayaknya menjaga dan mengisi kemerdekaan dengan sebaik-baiknya dan positip.
Semoga Indonesia akan lebih baik dalam segala sisi.

Terimakasih atas kunjungannya dan jangan lupa koment yaaa